Dengan PUGAR, Brebes Bisa Hasilkan Garam Berkualitas Industri

Kepala DKP Brebes Tandi APi





Kepala DKP Brebes Tandi APi
Kepala DKP Brebes Tandi APi

Brebes kualitasnews,- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Brebes telah melakukan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) sehingga menghasilkan garam berkualitas industry. Lebih dari lima tahun, PUGAR telah direalisasikan di Brebes guna meningkatkan kesejahteraan petani garam dan swasembada garam nasional tahun 2015.

“Kami sudah melakukan PUGAR sejak 2011, dan tahun 2015 sudah tercapai peningkatan kualitas garam industry,” terang Kepala DKP Brebes Tandi APi saat ditemui di Kantornya, Jalan Yos Sudarso No 7 Brebes, Senin (4/1/2016).

Sesuai dengan hasil analisa dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, kandungan Natrium Clorida (NaCl) garam Brebes mencapai 96,8 persen. Ini berarti, kualitas garam Brebes melalui program PUGAR telah meningkatkan mutu garam Brebes hingga menjadi garam Industri.

Dia meluruskan, bahwa Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Kota Tegal baru berencana membangun techno park. Sebagian area yang akan digunakan milik Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Brebes. BPPP Tegal belum memberi bantuan apapun kepada petani garam Brebes termasuk penyediaan alat dan lain-lain diarea tambak garam yang diklaim sebagai techno park. “BPPP Tegal hanya membina beberapa orang petani garam, dengan luas garapan hanya 1 ha tambak garam saja,” ungkitnya.

DKP Brebes, lanjut Tandi, telah terlebih dahulu melakukan pemberdayaan dan meningkatkan kapasitas petambak garam rakyat yang tergabung dalam KUGAR dan gabungan KUGAR. Disamping itu, telah meningkatakan produktivitas dan kualitas garam melalui implementasi Teknologi Ulir Filter (TUF) dan teknologi geo isolator serta Unit Pengolahan Garam (UPG). “Teknologi yang akan digunakan oleh BPPP Tegal diarea techno park, sudah lama diterapkan oleh PUGAR Brebes,” tandasnya.

Sejak 2011 wilayah kabupaten Brebes termasuk salah satu daerah pengembang produksi garam yang ditunjuk Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Terpilihnya Kabupaten Brebes sebagai daerah target PUGAR karena memiliki lahan potensial untuk tambak garam seluas 703 Ha yang tersebar di lima kecamatan. Yaitu Kecamatan Losari di desa Karangdempel, Tanjung (Pengaradan, Krakahan), Bulakamba (Cimohong), Wanasari (Sawojajar) dan Brebes (Kaliwlingi). “Sebanyak, 969 orang petani garam telah tergabung dan dibina secara intensif dalam program PUGAR,” tandasnya.

Produksi garam binaan PUGAR Brebes, telah dipasarkan ke berbagai daerah antara lain Tegal, Cilacap, Purwokerto, Pemalang, Bandung dan Jakarta yang digunakan untuk pengasinan ikan dan industry.
Melalui PUGAR telah banyak memberikan manfaat berupa kenaikan kuantitas dan kualitas garam. Dengan usaha pengembangan garam rakyat akan mampu meningkatkan lagi produktifitas maupun kuantitasnya, agar para petani tambak semakin sejahtera. (kn/hms)