Paslon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tegal Ditetapkan

Suasana rapat Penetapan Paslon Wakil dan Wakil wali Kota Tegal
Suasana rapat Penetapan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal

Tegal, Kualitasnews.com- Empat pasangan bakal calon menjadi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal yang akan bersaing dalam pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2013 mendatang telah ditetapkan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal,12/09/2013.

Keempat diantaranya yaitu Hendria Priatmana SE – Hj Endang Sutarsih SH yang diusung Partai Demokrat, Hj Siti Masitha Soeparno – Drs HM Nursoleh MMPd (Partai Golkar), H Ikmal Jaya SE Ak – H Edy Suripno SH (PDIP) dan Muhamad Jumadi ST MM – Ir H Muhammad Wahyudi MM (PAN, PPRN, PKS)

Dalam rapat pleno penetapan paslon yang dipimpin oleh Divisi Pencalonan KPU, Dra Siti Mudrikah. Dia mengatakan, dalam penyerahan hasil rapat pleno tentang penetapan paslon, KPU juga menggelar rapat koordinasi tentang persiapan debat calon, jadwal kampaye, pengundian nomor urut, juga tentang peraturan kampaye legislatif.
Menurut Dia, setelah tahap penetapan paslon,ada tahap selanjutnya akan dilaksanakan pengundian nomor urut. Rencana kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Kamis 19/9/13 di Hotel Bahari Iin Tegal.

Ada 400 Peserta dari pasangan calon(Paslon), penyelenggara pemilu,parpol, skpd, desk pilkada, KPU Jateng. menghimbau “Dilarang membawa atribut parpol maupun gambar paslon. Apabila ditemukan, dilarang masuk dan diminta ganti baju,”terangnya Anggota KPU, Saefur Rohim.

Suasana dikantor KPU Kota Tegal telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian, Kamis 12/9/13. Hal demikian dilakukan untuk pengamanan terhadap pelaksanaan pemilihan wali kota/wakil wali kota yang akan dilaksanakan 27 Oktober 2013 mendatang.

Disampaikan Kapolres Tegal Kota, AKBP Darmawan Sunarko melalui Waka Polsek Tegal Timur, AKP Widada mengatakan, pengamanan dilakukan 24 jam.dalam setiap hari disiagakan sebanyak 14 personel. “yaitu tujuannya untuk mengamankan kegiatan KPU dalam penyelenggaraan pilkada,” ujarnya

Menurutnya, pengamanan ketat dilakukan mulai penetapan pasangan calon 12 Septembes hingga selesai pelaksanaan pilkada 3 November 2013. “Selain pengamanan di kantor KPU, juga ada tim yang mengamankan setiap masing-masing calon, di TPS serta pada saat pengiriman logistik pilkada,”terangnya.

Ditambahkan pula Widada, nanti apabila dibutuhkan dalam pengamanan personel dilapangan juga dilengkapi alat pendeteksi khusus, metal detector dan senjata api. “Segala bentuk kerawanan kami antisipasi agar pelaksanaan pilkada bisa berjalan lancar dan situasi tetap kondusif,”tegasnya. ( Bedjo)

Beri Komentar