Relawan Kotaku Tekadkan Brebes Tanpa Kumuh

relawan kotaku 1

relawan kotaku 1
Sebanyak 270 orang relawan Kotaku telah bertekad mewujudkan Brebes tanpa kumuh. Hal tersebut disampaikan para relawan saat bertemu dengan perwakilan pemerintah Kabupaten di Hotel Grand Dian, Selasa (12/9) kemarin. Berbagai aksi akan dilakukan terkait dengan kebulatan tekad yang telah diucapkannya.
Asisten II Sekda Brebes Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Ir Moh Iqbal mengaku bangga dengan banyak relawan yang telah meneguhkan tegadnya tersebut. Namun demikian untuk mewujudkan kota layak huni, berkelanjutan dan bebas kumuh perlu dukungan seluruh stakeholder. Termasuk Pemkab dan seluruh komponen masyarakat.
Menurut Iqbal, banyak hal yang memerlukan perhatian terutama terkait pemanfaaatan lahan dan ruang yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Bangunan-bangunan liar yang berdiri di lahan-lahan illegal perlu menjadi perhatian serius untuk ditangani. Persoalanjalan lingkungan, drainase lingkungan maupun drainase kota, air bersih, sanitasi dan pembuangan sampah yang masih sembarangan juga perlu perhatian serius.
“Semua komponen masyarakat, seperti perguruan tinggi, Perusahaan Daerah, Perbankan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat dapat berperan secara aktif dalam member kan sumbangsih pemikiran maupun dukungan pendanaan dalam bentuk CSR untuk membangun sarana-prasarana yang dibutuhkan,” tandasnya.
Pertemuan diprakarsai oleh Tim Pendamping Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Brebes dan Forum Komunikasi Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) KabupatenBrebes.
Dalam kegiatan tersebut, hadir 270 orang relawan terdiri dari unsur Kodim, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, Perangkat Kelurahan dan Desa, Pengurus BKM, Tim Inti Perencanaan Partsipatif Desa/kelurahan dan Fasilitator pendamping KOTAKU Kabupaten Brebes.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kabupaten Brebes Gatot Rudiono melaporkan, temu relawan didanai dari bantuan Dana Investassi (BDI) Pengembangan Kapasitas Masyarakat yang bersumber dari APBN dan didukung dari dana APBD pendampingan KOTAKU di Dinas Perwaskim Kabupaten Brebes.
Gatot menandaskan, untuk skala kota, penenangan Brebes Tanpa Kumuh akan dipusatkan di kawasan Sigeleng, kelurahan Gandasuli, Limbangan Kulon, Limbangan Wetan, dan Randusanga Kulon.
“Kawasan Sigeleng yang merupakan Drainase Induk Kota akan ditata menjadi pengendali banjir, saluran pembuangan kota, ruang public, kegiatan ekonomi, dan wisata bagi warga Brebes,” ungkap Gatot.
Asisten Kota Mandiri KOTAKU Kabupaten Brebes Bambang Rudihartono menyampaikan. Capaian penanganan kumuh Kabupaten Brebes sejak tahun 2015–2017. Di mana target 0 persen kumuh tahun 2019 dari 94,74 Ha yang sudah di SK kan oleh Bupati baru tercapai kurang lebih 50 persen. Menurutnya, perlu kerja keras untuk menuntaskan 0 persen kumuh sampai tahun 2109.
Untuk penataan Kawasan Sigeleng akan dibagi menjadi empat segmen penataan dengan total luasan 30 ha dan panjang kurang lebih 6 km. Sekaligus penyampaian indikator yang akan dilaksanakan oleh OPD terkait di semua segmen yang akan ditata. (KN)