Wow Keren… 92 Situs Purbakala Brebes Akan Diperdakan

Wakil Bupati Brebes, Narjo,SH. dalam rapat antara Pemkab dengan DPRD Brebes membahas rencana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang situs Purbakala yang ada di Kabupaten Brebes
Wakil Bupati Brebes, Narjo,SH. dalam rapat antara Pemkab dengan DPRD Brebes membahas rencana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang situs Purbakala yang ada di Kabupaten Brebes
Wakil Bupati Brebes, Narjo,SH. dalam rapat antara Pemkab dengan DPRD Brebes membahas rencana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang situs Purbakala yang ada di Kabupaten Brebes

Brebes kualitasnews,- Dalam rapat antara Pemkab Brebes dan DPRD Brebes yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Selasa (29/12/2015) Sebanyak 92 situs purbakala yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang telah masuk dalam daftar cagar budaya dan telah diinventarisir/registrasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dalam waktu dekat ini akan memiliki payung hukum tetap yakni akan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).

Meskipun segera di Perdakan, namun tidak sedikit sejumlah kalangan yang belum sepakat atas bangunan maupun situs purbakala yang akan masuk dalam daftar cagar budaya tersebut. Itu mengingat, masih banyaknya bangunan maupun situs purbakala itu yang tidak terdaftar dalam cagar budaya.

Menurut Ketua Pansus IX DPRD Brebes, Pamor Wicaksono, Perda Cagar Budaya merupakan aspek yang fundamental karena berkaitan dengan humaniora dan budaya bangsa. Sehingga, tidak sekedar perencanaan administrasi saja. Pemkab juga harus mengalokasikan anggaran nyata untuk menyelamatkan situs sejarah dan benda purbakala dari ancaman kepunahan.

Disamping itu, Perda tesebut juga harus dihidupkan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda melalui sektor pendidikan. “Idealnya, materi cagar budaya ini juga diharapkan bisa diadaptasi dalam ruang pendidikan menjadi muatan lokal di sekolah-sekolah,” ucapnya.
Sekretaris Komisi III bidang pembangunan DPRD Brebes, Heri Fitriansyah mengatakan, Raperda tentang pelestarian dan pengelolaan cagar budaya yang akan segera memiliki payung hukum itu, masih dalam pembahasan.

Pasalnya, masih terdapat beberapa bangunan atau situs purbakala di beberapa titik yang semuanya belum terakomodir masuk dalam daftar cagar budaya. Sehingga hal itu harus diprioritaskan terlebih dahulu sebelum dibuatkan payung hukum yang tetap.

“Ya betul, masih ada beberapa bangunan maupun situs purbakala yang semuanya belum terakomodir masuk dalam daftar cagar budaya. Seperti Gedung Jimat yang berada di Kecamatan Ketanggungan, juga belum masuk. Padahal itu memiliki nilai-nilai sejarah yang cukup tinggi,” timpal Wakil Ketua Komisi I DPRD, Moh. Rizki Ubadillah.

Sementara itu, Bupati Brebes melalui Wakil Bupati Brebes, Narjo, memberi apresiasi kepada DPRD setempat yang akan mengesahkan Raperda pelestarian dan pengelolaan cagar budaya di daerahnya.
“Harapannya tentu akan menambah suatu budaya sejarah dalam rangka memilihara peninggalan sejarah di Kabupaten Brebes secara bersama-sama, baik oleh Pemkab Brebes sendiri maupun masyarakat,” tandasnya.