Harga Bibit Bawang Merah Umbi Mahal, Petani Menggunakan Bibit Biji.

Bagikan

Brebes,Kualitasnews.com- Melambungnya harga bibit bawang merah umbi membuat petani bawang merah Brebes menjerit, kini beralih menanam bibit bawang merah biji.

Meski prosesnya rumit harus melalui persemaian, petani tetap melakukannya karena biaya tanam jauh lebih murah dengan hasil panen yang lebih besar dibanding menanam dengan bibit umbi. Senin, (27/07).

Para petani dari kelompok tani Sumber Pangan Desa Kupu Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes Jawa Tengah ini sejak dua bulan terakhir mulai menanam bawang merah menggunakan metode penyemaian biji bawang merah.

Upaya ini dilakukan karena harga bibit umbi bawang merah semakin mahal dan langka dipasaran.

Sementara bibit umbi bawang merah saat ini mencapai tujuh puluh ribu rupiah perkilogram dari harga biasanya yang hanya dua puluh ribu hingga tiga puluh ribu rupiah perkilogram karena keterbatasan lahan di Brebes.

Kelompok tani ini berekspansi menanam biji bawang merah di Desa Mindaka Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

Ketua Kelompok Tani Pangan Imam Turmudi mengatakan, dengan metode semai biji biaya tanam jauh lebih hemat, jika menggunakan metode tanam umbi untuk kebutuhan seperempat bau membutuhkan dua setengah hingga tiga kuintal bibit dengan total biaya mencapai dua puluh satu juta rupiah.

Namun jika menanam bawang dengan menyemai biji hanya diperlukan satu kilogram biji bawang merah, apalagi jika hasil semai bagus maka hanya dibutuhkan setengah kilogram biji bawang merah atau hanya memerlukan biaya dua juta rupiah,” ujarnya.

Meski demikian proses penyemaian selama empat puluh lima hari harus sering dikontrol dari tananam pengganggu seperti rumput dan sejenisnya.
Sedangkan ntuk masa panen setelah semai berkisar enam puluh hingga enam puluh lima hari.

Penanaman bibit bawang merah biji oleh para petani mendapat dukungan dari Ketua Bawang Merah Nusantara, Yuliana Rosmilawati.

Pihaknya mengatakan hasil panen menggunakan bibit bawang merah biji juga lebih besar jika dibanding bibit bawang merah umbi,” terangnya.

Hasil panen bibit bawang merah biji diperkirakan bisa mencapai dua puluh lima ton perhektar, namun hasil panen tersebut tergantung faktor perawatan, kondisi tanah dan cuaca. Saat ini para Petani di Brebes menggunakan bibit bawang merah biji varietas hibrida true shallot seed, TSS dan Maserati.

Penggunaan bibit bawang merah biji sangat menguntungkan bagi para petani, diantaranya lebih tahan dari gangguan hama, biaya tanam juga lebih hemat. Hasil panen yang lebih besar dan mudah saat pengangkutan menuju areal persawahan.

Selain itu, ukuran bawang merah yang dihasilkan jauh lebih besar dengan warna merah yang lebih pekat dan dengan aroma yang sama dengan bibit bawang merah umbi, meski bibit bawang merah biji masih impor dari Belanda, namun saat ini tengah dalam pengembangan agar bisa diproduksi didalam negeri.

“Saat ini bibit bawang merah biji true shallot seed, TSS, Maserati dipasok dari PT Agrosid Manunggal Sentosa dengan menyediakan lima ratus kilogram bibit bawang merah biji untuk dikembangkan oleh para petani bawang merah di Indonesia,” Kata Ayub Darmanto Penyedia Bibit Dirut PT Agrosid Manunggal Sentosa.

Para petani kini tengah memulai masa tanam, setelah melalui proses penyemaian selama empat puluh lima hari mereka berharap jika hasil panen berhasil maksimal, langkah mereka beralih ke metode semai biji diikuti oleh para petani lainnya. (Bedjo/YH).