Hutan Mangrove Rusak Akibat Penebangan Liar

Brebes,Kualitasnews.com- Hutan mangrove di dukuh pandansari desa kaliwlingi kec.Brebes kab.Brebes Jawa tengah minggu siang,(09/09) rusak parah,hutan yang merupakan kawasan konservasi pesisir pantai utara ini kondisinya porak poranda diduga akibat pembalakan liar.

Menurut informasi dari berbagai sumber sekitar dua hektare dari belasan hektar tanaman mangrove yang sudah berusia sekitar sepuluh tahun rusak diduga akibat pembalakan liar yang dilakukan oleh sejumlah orang,mangrove yang sudah berdiameter batang pohon lebih dari sepuluh sentimeter dan tinggi mencapai lima meter telah ditebang.

Terlihat dari bekas potongan batang,selain menggunakan golok para pelaku penebangan liar ini juga diduga menggunakan alat moderen berupa gergaji mesin,untuk mengelabuhi warga diduga para pelaku sengaja memilih menebang pohon pada bagian tengah tengah hutan mangrove yang tumbuh.

Untuk menuju lokasi mangrove yang ditebang harus menggunakan perahu,penebangan liar ini pertama kali diketahui oleh masyarakat setempat yang tengah menengok tambaknya,warga yang mengetahui tindakan terlarang tersebut langsung melaporkan kepada aktivis pemerhati lingkungan setempat.

Menurut Aktivis pemerhati lingkungan setempat,Rusjan menuturkan kasus penebangan liar ini masih dalam penyelidikan oleh petugas Polsek Brebes,kabupaten Brebes,para pelaku penebangan saat ini diamankan dikantor kepolisian sektor Brebes berjumlah 4 orang,selain para pelaku menurutnya petugas juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya alat yang digunakan untuk memotong,Kami berharap pelaku diproses sesuai undang undang Pesisir/konservasi agar tidak terjadi lagi ,pungkasnya.

Hutan mangrove dipesisir pantai utara Brebes ini merupakan hasil kerjasama masyarakat dalam memulihkan kawasan pesisir yang rusak akibat abrasi,bahkan penanaman mangrove hingga menjadi kawasan hutan tersebut telah dilakukan sudah sejak puluhan tahun yang lalu. (Bedjo/KN1/YH)

Bagikan segera
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beri Komentar