Monitoring dan Evaluasi Peduli AKI, AKB Kec. Paguyangan

Monitoring dan Evaluasi Tentang Peran Serta Masyarakat dalam Penyelematan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
Monitoring dan Evaluasi Tentang Peran Serta Masyarakat dalam Penyelematan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir

Brebes,Kualitasnews,- DInas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama FMM melaksanakan Kegiatan monitoring dan evaluasi peran serta masyarakat dalam penyelamatan Ibu hamil dan Bayi Baru Lahir di Aula Kec. Paguyangan Kab. Brebes. Kamis (13/10) Acara yang dihadiri Camat, kepala desa, bidan desa, serta kader kesehatan tersebut membahas tentang situasi kesehatan ibu dan anak di wilayah kec.paguyangan.
Forum Masyarakat Madani (FMM) Peduli kesehatan ibu dan Anak merupakan wadah gabungan organisasi dan individu. Organisasi yang tergabung diantaranya Muslimat NU, LDII, Muhamadiyah, Forum Pendamping Anak, HKTI, Fatayat NU, Nasyiatul Aisyiyah, IBI, POGI, LSM Gebrak, GOW, Wanita Islam, hingga organisasi lintas Agama yakni Hikmabuddhi, GKSG, Wali Gereja. FMM Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersepakat untuk melakukan monitoring dan evaluasi peran masyarakat di level desa tentang kondisi kesehatan Ibu dan anak.
Menurut koordinator FMM Kab. Brebes H.Rumono Aswad, kondisi kesehatan Ibu dan Anak di
kabupaten Brebes sangat memprihatinkan, dengan jumlah Angka kematian Ibu hamil yang tinggi berpengaruh erat dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Brebes. Maka FMM secara rutin di beberapa tempat mendorong partisipasi stakeholder untuk bergerak bersama peduli terhadap Ibu hamil. Melalui jejaring kecamatan, saat ini sedang kita giatkan Monitoring dan Evaluasi. Monev ini bertujuan mengukur tingkat partisipasi masyarakat di level desa dengan *tools* instrumen yang sudah kami buat, ungkapnya. Beberapa isi instrumen tersebut isinya *ceklist* kelas ibu hamil, mobil siaga desa, calon pendonor darah, dana sosial ibu bersalin, hingga keterlibatan warga dalam musyrenbang desa.

Sementara dalam sambutannya Camat Paguyangan menyampaikan bahwa urusan mendampingi ibu hamil bukan hanya tenaga kesehatan saja namun semua pihak bisa ambil bagian berperan didalamnya. Di level desa sudah ada bidan desa, kader posyandu, dan fasilitas PKD, maka tugas pemerintah desa memaksimalkan peran mereka itu.

Edy Pujiarto, M, Kes selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes mengatakan bahwa Angka kematian Ibu hamil di Kabupaten Brebes masih diperingkat terbanyak, per oktober 2016 sudah mencapai angka 44. Angka ini semoga tidak terus bertambah, upaya kami saat ini adalah memperkuat peran masyarakat dengan menggandeng FMM melalui monitoring dan support kegiatan- kegiatan di level kecamatan dan desa. Dia (red ) berharap FMM melalui jejaring organisasi yang tergabung bisa mendorong masyarakat luas untuk bisa berperan dengan mengkampanyekan kepedulian
bersama terhadap ibu hamil. Ia menambahkan dilintas SKPD Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) agar pemanfaatan dana desa dialokasikan untuk pengembangan Desa Siaga.

Rumono menambahkan bahwa hasil tindak lanjut dari monev ini dibahas secara fokus di desa masing- masing. Kepala Desa beserta stakeholdernya membuat rencana kerja dari perolehan tools instrumen yang sudah diukurnya. (Adhi)

Bagikan segera
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beri Komentar