Usai Pulang Kampung Jenguk ibunya, Seorang Guru Menjadi Korban Kecelakaan Pesawat Sj-182

Bagikan

Tegal, Kualitasnews.com- Salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air Sj-182 yang diduga jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu Jakarta merupakan seorang warga asal Kabupaten Tegal Jawa Tengah.

Sebelumnya korban telah pulang ke kampung halamannya untuk menengok ibunya yang tengah sakit.

Suasana duka menyelimuti keluarga Sri Lungdiyati (80) ibunda Panca Widya Nursanti salah satu penumpang asal Desa Surokidul Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Minggu, (10/01).

Widya pulang ke kampung halaman untuk menengok ibunya yang sedang sakit, di kampung Widya sempat tinggal selama dua pekan.

Sehari hari Widya merupakan Guru di SMK Negeri Tiga Pontianak, ia mendengar kabar karena ibunya sedang sakit.

Dari keluarganya di Tegal, Widya merupakan anak ke lima dari tujuh bersaudara anak pasangan Bambang Nur Sugeng dan Sri Lungdiyati.

Nur Eka Cahyaningsih kakak kandung Widya mengatakan Widya yang dipanggil wiwi pulang ke Tegal sendirian dari Pontianak.

Suaminya Syarif Rafiq Al Idrus dan empat anaknya tinggal di Pontianak, Eka mengaku terakhir kontak dengan adiknya pada sabtu sekitar pukul enam pagi saat baru sampai di Bandara Soekarno Hatta”. Ujarnya.

Saat itu Widya berencana menggunakan Maskapai NAM AIR penerbangan pagi, karena delay akhirnya menggunakan Sriwijaya Air Sj-182 penerbangan sabtu sore.

Saat di Bandara Soetta, Widya meminta doa agar perjalanan selamat sampai Pontianak, namun baru lepas landas Sriwijaya Air jatuh di perairan kepulauan seribu”. Pungkas Eka.

Hingga minggu siang keluarga Widya di Tegal terus memantau perkembangan pencarian korban Sriwijaya Air melalui siaran televisi.

Keluarga korban berharap Widya segera ditemukan oleh Tim Basarnas, sementara suami korban telah berangkat dari Pontianak ke Posko Sriwijaya Air di Bandara Soetta. (Bj/YH).