Ribuan Warga Brebes Tumpah Ruah, Padati Rute Napak Tilas KH Syatori Hingga Tempuh 20 Kilometer

Bagikan
Peringati Hari Jadi ke-348, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Ahmad Soleh SH Ketua Panitia Napak Tilas lepas peserta hingga Tempuh 20 kilometer. (Foto:Bejo).

BREBES, Kualitasnews.com- Ribuan warga tumpah ruah memadati rute Napak Tilas K.H. Syatori yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar jalan kaki, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Bupati Brebes ke-17, K.H. Syatori, yang gugur saat melawan penjajah.

Napak tilas dimulai dari Pendopo Kabupaten Brebes, melintasi sejumlah titik bersejarah, dan berakhir di halaman Kantor Kecamatan Songgom. Jarak yang ditempuh peserta mencapai sekitar 18 hingga 20 kilometer.

Ketua Panitia Napak Tilas, Ahmad Soleh, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan daerah.

“Kegiatannya ini tadi start dari Pendopo Brebes, dari alun-alun, peserta jalan kaki kurang lebih 18 km sampai dengan finish ke Kantor Kecamatan Songgom,” ujarnya.

Lebih dari seribu peserta ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari dinas pemerintahan, organisasi Karang Taruna, perwakilan partai politik, instansi kesehatan, hingga rumah sakit.

“Ya, kalau ini kita kegiatannya adalah setelah sampai finish ada kegiatan penaburan benih ikan, 1.000 penaburan benih ikan oleh Bupati dan tanaman pohon, dan juga ada pembagian bansos untuk warga sekitar yang kurang mampu,” tambah Ahmad Soleh.

Napak tilas ini menyusuri jejak perjuangan K.H. Syatori yang dikenal sebagai sosok bupati pejuang. Ia gugur di Songgom setelah bertempur melawan penjajah.

“Makanya Napak Tilas ini sampai ke Songgom. Kita mengenang dan menyusuri perjuangan beliau,” jelas Soleh.

Ia berharap kegiatan ini dapat membuka mata generasi muda tentang sejarah lokal yang kerap terlupakan.

“Harapannya biar masyarakat itu lebih tahu bahwa memang ada sosok bupati yang benar-benar berjuang sampai gugur dalam pertempuran. Jadi generasi muda tahu sejarah Brebes,” tegasnya.

Acara tersebut dilepas oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, bersama jajaran Forkopimda dan pejabat pemerintah daerah. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh terhadap pelestarian nilai-nilai perjuangan dan sejarah lokal.

Dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, masyarakat diajak untuk tidak melupakan sejarah dan terus meneladani semangat juang para pendahulu dalam membangun daerah dan bangsa.

(Bejo).