Terjadi Aksi Demo Susulan Jalur Pantura Lumpuh, Satlantas Polres Brebes Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Bagikan

Brebes,- Terjadi pergerakan masa susulan pada aksi unjuk rasa tolak Undang Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Ribuan masa kembali berdatangan dan berkumpul di jalur pantura kawasan alun alun Brebes, kericuhan kembali terjadi saat petugas memaksa masa untuk bubar. Jumat, (09/10).

Masa Pendemo gabungan mahasiswa, buruh dan pelajar STM kembali berdatangan setelah sempat berhasil dibubarkan petugas dari Gedung DPRD Brebes.

Masa susulan berdatangan dengan menggunakan sepeda motor dan berkumpul hingga menutup jalur pantura sekitar alun alun Brebes.

Kericuhan kembali pecah saat masa mencoba bergerak menuju ke arah Gedung DPRD Brebes, ditengah perjalanan masa dihalau petugas agar masa membubarkan diri.

Petugas berkali kali menembakan gas air mata untuk memecah konsentrasi masa, kemudian masa yang emosi memberikan perlawanan dengan pelemparan menggunakan batu.

Menurut Kasatlantas Polres Brebes Akp Putri Noer Cholifah akibat aksi unjuk rasa ini jalur pantura dalam Kota Brebes lumpuh, guna kelancaran arus lalu lintas petugas Satlantas Polres Brebes melakukan rekayasa lalu lintas, selain mengarahkan kendaraan roda empat atau lebih masuk ke Jalan Tol, untuk kendaraan roda dua juga diarahkan ke jalur alternatif dan jalur tikus.

Diperkirakan masa pendemo berjumlah lebih dari seribu orang, tak hanya menghambat arus lalu lintas kendaraan di jalur pantura, aksi demo juga sempat membuat para pemilik toko tutup mendadak karena khawatir menjadi sasaran kericuhan. (BJ/YH).