DMI Brebes Dapat Bantuan Mobil Operasional Pemeliharaan Masjid

Bagikan

Mobil Operional bantuan DMI Pusat yang nantinya akan digunakan untuk pemelihraan masjid di 3 wilayah, yaitu Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.
Mobil Operional bantuan DMI Pusat yang nantinya akan digunakan untuk pemelihraan masjid di 3 wilayah, yaitu Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

BREBES kualitasnews.com,- Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat berikan bantuan 1 unit  mobil operasional untuk DMI cabang Brebes. Bantuan berupa mobil Grand Max diterima langsung oleh pengurus DMI Brebes (22/4).

 

Menurut KH Aminudin Afif,nantinya bantuan mobil operasional masjid itu akan digunakan untuk pememliharaan kualitas akuistik meliputi cek sound system dan penataan kualitasnya.

 

Untuk melaksankan hal itu lanjut Aminudin DMI Brebes telah mengirimkan 3 Delegasinya yaitu   Khaerunnisa, Rakwid, dan Nurdin Setiawan untuk mengikuti pelatihan teknis selama 5 hari ( 14-18 april 2014) di Kantor DMI pusat Jakarta. 

 

Target untuk DMI Brebes ada 2.332 masjid yang tersebar di 3 Kabupaten Kota yaitu Brebes, kota tegal dan Kabupaten Tegal. 

Pelaksanaan pengecekan akuistik sound system akan dimulai pada bulan Mei 2014 karena menunggu mobil datang dari Semarang. Target 1 hari sebanyak 1 masjid sedangkan 1 bulan 20 masjid. 

 

“ Kami menyambut baik atas ide dan gagasan DMI Pusat dalam rangka memakmurkan Masjid dan sekaligus memperkuat sound system yang ada di beberapa masjid sehingga akan nampak syiar Islam di 3 Wilayah” ujar Aminudin. 

 

Terkait bantuan Program mobil Operasional untuk masjid media detiknews.com (21/4) memebritakan  bahwa  Program Nasional DMI meluncurkan 50 unit mobil operasional pemeliharaan masjid. Mobil-mobil ini nantinya akan dioperasikan di wilayah Jawa dan Bali. “Saat ini (mobil pemeliharaan masjid) mencakup Jawa dan Bali dulu,” ujar Ketua Umum Pusat DMI, Jusuf Kalla (JK).


Hal ini disampaikan JK dalam acara Peluncuran Program DMI Penataan Akustik Masjid di Halaman masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2014).

Setiap mobilnya akan dioperasikan oleh seorang sopir dan dua orang teknisi.

Hingga saat ini terdapat kurang lebih 100 masjid dan mushola di seluruh Indonesia. Ditargetkan jumlah yang harus dipenuhi untuk kebutuhan seluruh masjid di seluruh Indonesia adalah 100 unit mobil

JK menjelaskan masih banyak masjid di Indonesia yang memiliki soud system yang kurang baik.

“Bahkan 70 persen (masjid) di Indonesia. Sound systemnya hanya didengar oleh 20 persen jamaah, termasuk Istiqlal, di beberapa tempat blank. Dan banyak masjid lainnya masih belum sempurna,” ujarnya.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah organisasi tingkat nasional dengan tujuan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat. Organisasi ini didirikan pada tahun 1972 dengan maksud untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlaq mulia dan kecerdasan umat serta tercapainya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT, dalam wilayah Negara Republik Indonesia.

DMI mempunyai kepengurusan di setiap provinsi dan kabupaten di Indonesia. Pimpinan pusat DMI dipilih secara demokratis setiap lima tahun melalui muktamar nasional. Ketua umum pengurus pusat DMI periode 2012-2017 adalah DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang menggantikan Dr. Tarmizi Taher. Ia terpilih pada Muktamar VI DMI tahun 2012 di Jakarta dan diberi amanah untuk memimpin organisasi ini. (KN1)