Dollar Naik,Harga Kedelai Pun ikut Naik

Tegal,Kualitasnews.com- Merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar mengakibatkan harga kedelai di kota Tegal jawa tengah mengalami kenaikan akibatnya para pengrajin tempe mengeluh karena biaya produksi menjadi membengkak,untuk mencegah kerugian perajin mengaku terpaksa mengurangi ukurannya,pada Kamis (06/09).

Harga kedelai di kota tegal Jawa Tengah kamis siang merangkak naik,naiknya harga kedelai dipengaruhi merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam beberapa hari terakhir,saat ini nilai tukar hampir menembus angka 15 ribu rupiah per dollar.

Sejumlah agen kedelai di Tegal menjual harga bahan baku tempe dan tahu tersebut dengan kisaran harga 7500 rupiah per kilo jika dibandingkan dengan sepekan lalu,harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 1000 rupiah per kilogram.

Menurut salah satu penjual kedelai dikelurahan debong Tegal selatan,dirinya terpaksa menaikan harga karena kedelainya di impor dari Amerika,kedelai di impor otomatis setelah tiba di tanah air harganya tinggi karena terpengaruh nilai tukar dollar terhadap rupiah,Kata Ruri selaku pedagang kedelai.

Naiknya harga kedelai juga dikeluhkan para perajin tempe karena menjadikan biaya produksi membengkak,salah satu perajin tempe mengaku terpaksa harus mengurangi ukuran tempe untuk mencegah kerugian,sebab jika kenaikan harga kawatir tempenya tidak laku.

Para pedagang baik pedagang tempe maupun pengrajin tempe dan tahu berharap agar pemerintah segera mengatasi dollar yang terus meroket sehingga nilai tukar rupiah kembali menguat,supaya kedelai yang merupakan komoditas impor bisa turun. ( Bedjo/KN1/YH)

Bagikan segera
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beri Komentar