Karena Miskin, 4 KK Tinggali Rumah Reyot.

Brebes kualitasnews.com,- Program bedah rumah yang dicanangkan pemerintah untuk membantu keluarga miskin nampaknya belum bisa menyentuh setiap lapisan keluarga miskin yang ada. Salah satunya adalah Dalim (55) seorang warga miskin Desa Dukuhringin, RT: 10, RW: 05, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes ini terpaksa harus mendiami sebuah rumah reyot yang nyaris ambruk.
Keadaan semakin memeprihatinkan, karena bukan hanya keluarga Dalim saja yang tinggal di rumah tersebut tapi ada 3 kepala keluarga lainnya yang juga mendiaminya bersama Keluarga Dalim.
“jadi ada 4 kepala keluarga yang tinggal di rumah ini. Kami terpaksa meninggali rumah reyot ini karena kami tak ada biaya untuk memperbaikinya” terang Dalim di rumahnya beberapa waktu lalu..
Masih kata Dalim, rumah reyotnya juga sempat ambruk karena terjangan angin kencang yang terjadi empat tahun silam, karena tak adanya biaya rumah tersebut hanya sekedar didirikan lagi apa adanya. Bahkan hanya satu tiang penyangga sebagi penopang dengan keadaan atap yang sudah pada bojor karena lapuknya kayu yang digunakan.
“Sebenarnya kami merasa takut tingal di ruamh ini yang kondisinya nyaris ambruk . takut ada angin kencang lagi seperti yang pernah terjadi empat tahun silamTapi, harus bagaimana lagi keadaan kami yang seprti ini terpakasa kami bertahan”tuturnya.
Profesi Dalim dan 3 keluarga lainnya yang mendiami rumah tersebut hanyalah sekdar buruh serabutan, dengan penghasilan yang pas-pasan.
“ Sebagai buruh tani penghasilan kami hanya cukup buat makan ala kadarnya yang penting bisa nyambung urip(red- menyambung hidup). Ingin sekali kami memperbaiki rumah ini tapi apa daya kami tak punya uang untuk memperbaikinya” ungkapnya
Terkait bantuan rehab rumah, beberapa waktu lalu di kecamatan Bulakamba sekitar ribuan rumah mendapatkan bantuan rehab, tapi sayang keluarga Dalim tidak mendapatkannya.
Sementara, Wakil Bupati Brebes Narjo saat meninjau rumah Dalim berjanji akan segera menangani kerusakan rumahnya.
“Kami akan data rumah-rumah rusak yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Brebes. Selanjutnya segera mungkin kami akan melakukan koordinasi”kata Narjo.(johan)
