Ketika Para Si-Mbah Membaca Cerpen

Bagikan

Mbah rambat didampingi Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti ketika membaca cerpen di acara lomba baca cerpen yang diadakan Taman Bacaan masyarakat (TBM) Aminah dan Amanah.
Mbah rambat didampingi Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti ketika membaca cerpen di acara lomba baca cerpen yang diadakan Taman Bacaan masyarakat (TBM) Aminah dan Amanah.

Brebes kualitasnews.com,- Mungkin kita hanya mendengar lomba baca cerpen biasanya dilakukan siswa-siswi sekolah. Tapi bagaiamanakah jika lomba baca cerpen dilakukan oleh si Mbah ( orang lanjut usia). Mungkin antara kagum dan kadang ada tingkah keluguan dan kepolosan dari  peserta lomba yang membuat kelucuan tersendiri.

Seperti halnya Mbah rambat salah satu peserta lomba baca cerpen untuk lansia yang diadakan taman bacaan masyarakat Aminah dan Amanah Kelurahan Gandasuli Brebes, Minggu (29/9) pagi.  Mbah Rambat tanpa sungkan dan malu membaca dengan lantang cerpen sepanjang 2 lembar kertas ukuran folio.

Di sela-sela membaca cerpen, celetuk polos dilontarkan Mbah Rambat saat dia terbata-bata membaca satu kata.

“Aja disoraki ya, wong nyong nembe belajar,” kata Mbah Rambat diiringi tepukan penonton

Lomba baca cerpen sendiri digelar dalam dua kategori, tingkat SD dan Lansia, keduanya sama-sama diminati peserta karena panitia sengaja tidak memungut biaya pendaftaran.

Juri  menetapkan 5 kriteria penilaian dalam lomba tersebut, yaitu Penghayatan, Vokal, Intonasi, Penampilan dan Kelancaran.

Sementara itu, Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE yang sengaja datang dan melihat langsung lomba membaca cerpen ini nampak terharu sekaligus bangga. Bahkan, Bupati Idza ikut mendampingi peserta lansia dalam membaca cerpen.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih pada TBM yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Brebes karena ikut membantu upaya Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat.

“Anak-anak kalau mau pintar, harus mau membaca,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa target pemerintah yaitu mengentaskan masyarakat Kabupaten Brebes dari buta aksara. Dengan adanya taman bacaan masyarakat (TBM) maka upaya penegentasan buta aksara yang ditargetkan pada 2015 akan tutas bisa terwujud.

Meski terkesan sederhana sekaligus hadiah yang diberikan panitia juga tidak mewah, namun lomba membaca cerpen disambut meriah tidak hanya warga sekitar, karena peserta juga ada yang berasal dari desa tetangga.

Beberapa dari peserta bahkan rela membawa buku cerita sendiri dari rumah, meski banyak di antara mereka yang memanfaatkan buku yang telah tersedia di TBM Aminah dan Amanah Kelurahan Gandasuli.(johan)