Rumah Koriah Warga Kalimati Brebes Roboh, Butuh Perhatian Cepat dari Pemerintah

BREBES, Kualitasnews.com- Sebuah rumah di Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes Jawa Tengah dikabarkan roboh rata dengan tanah, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 12 Mei 2026.
Koriah, merupakan seorang warga kategori kemiskinan ekstrem (Desil 1). Tanpa tempat berteduh setelah permohonan bantuannya selama bertahun-tahun diduga diabaikan pemerintah desa setempat.
Peristiwa robohnya rumah milik Koriah terjadi sekira pukul 17.00 WIB, menjadi saksi bisu berakhirnya perjuangan bangunan tua.
Dikabarkan, kondisi bangunan yang roboh sebelumnya hanya kayu-kayu yang telah lapuk dan dinding bata yang berlubang.
Koriah bukan sekadar warga biasa, secara administratif, ia tercatat dalam kategori Desil 1, kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah yang seharusnya menjadi prioritas absolut negara.
Namun, status mentereng di atas kertas itu tak menyelamatkan rumahnya dari kehancuran. Tembok rumahnya lebih dulu ambruk sebelum birokrasi sempat mengulurkan tangan.
Koriah mengaku telah berkali-kali mendatangi kantor balai desa, memohon agar rumahnya yang sudah miring itu dimasukkan dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ada dugaan kuat permohonannya mengendap di tingkat desa, tak pernah diteruskan ke tingkat kabupaten.

“Saya sudah minta tolong berkali-kali ke kantor desa, minta didaftarkan program RTLH. Tapi sampai rumah saya ruboh begini, tidak ada kabar, tidak ada bantuan, katanya tidak ada kuota atau alasan lain,” tutur Koriah, jumat, (15/5/2026).
Kondisi rumah Koriah memang sudah lama ‘sakit’. Dinding batanya keropos, atapnya bocor di sana-sini, dan strukturnya sudah tak lagi tegak lurus.
Tanpa biaya sepeser pun untuk renovasi, ia hanya bisa pasrah melihat rumahnya pelan-pelan menjemput ajal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pejabat dinas terkait atau perangkat desa yang datang meninjau lokasi atau sekadar memberikan bantuan darurat.
Tetangga sekitar hanya bisa mengelus dada. Mereka menyayangkan sikap abai otoritas setempat terhadap kondisi Koriah yang sudah menjadi rahasia umum.
Kini, Koriah terpaksa menumpang di tempat seadanya, berharap ada keajaiban dari Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memberinya tempat tinggal yang layak, tempat di mana ia tak perlu lagi takut tertimbun atap saat sedang terlelap.
Sementara itu, Kepala Desa Kalimati, Lukman Hakim saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Koriah tergolong warga miskin desil satu.
Namun ia membantah bahwa dirinya tidak pernah menindaklanjuti usulan rehab rumah Koriah. Dia mengklaim, dirinya sudah berkali-kali menawarkan rehab rumah.
“Sudah berkali-kali kita tawarkan untuk perbaikan rumah Ibu Koriah. Tapi bantuan kan bentuknya material, sedangkan Ibu Koriah tidak sanggup untuk swadaya membayar tukang bangunannya. Katanya tidak ada dana. Dari dulu-dulu begitu,” tandasnya.
(Bejo).
