Unik, Lahan Persawahan Dijadikan Pasar Makanan Tradisional

Bagikan

Tegal,Kualitasnews.com- Sebuah kawasan persawahan di salah satu desa di kabupaten Tegal Jawa Tengah diolah sebagai lokasi pasar makanan tradisional,tempat tersebut kini menjadi destinasi wisata yang dikunjungi banyak wisatawan setiap akhir pekan,tak hanya dapat berburu kuliner tradisional,para pengunjung juga dapat menikmati suasana pedesaan yang asri.

Suasana areal persawahan di desa luwijawa kecamatan Jatinegara kabupaten Tegal sangat sejuk dan ramai pengunjung,setiap akhir pekan tempat ini menjadi destinasi wisata baru bagi warga Tegal yang akan berburu kuliner tradisional,sesuai lokasinya tempat ini dinamakan pasar sawah.

Pasar sawah Luwijawa yang belum lama dibuka ini,kini menjadi salah satu lokasi wisata kuliner yang ada di tegal. Kuliner yang tersedia disini antara lain sega bakar,gemblong,getuk,rujak,combro,growol,bubur cadil,pipis,pupur dan masih banyak lainnya.

Sambil menyantap makanan di bangku-bangku bambu yang tersedia,pengunjubg sekaligus menikmati nuansa pedesaan yang kental,tak hanya itu pengunjung juga dihibur pertunjukan musik yang dimainkan warga desa setempat,hiburan musik ini cukup membuat nyaman para pengunjung.

Alat pembayaran yang berlaku adalah koin kayu,jika akan membeli makanan,pengunjung harus menukarkan uang asli dengan koin kayu di stand penukaran koin,satu koin kayu setara dengan nilai uang 2500 rupiah.

Salah satu pengunjung Lulu Karomah mengatakan, “Ya saya merasa senang bisa mengenal makanan waktu saya kecil,bisa menikmati lagi makanan dan jajanan tradisional ini”, ucapnya.

Semua pedagang di pasar sawah ini merupakan warga desa Luwijawa,meski hanya berjualan pada akhir pekan saja namun keberadaan pasar wisata kuliner ini cukup membantu menambah penghasilan warga yang berjualan serta mendorong geliat perekonomian desa Luwijawa.

Awalnya kawasan ini merupakan areal persawahan,karena produktifitas lahannya terus menurun,akhirnya oleh warga setempat yang didukung pemerintahan desa muncul ide disulap menjadi pasar kuliner jajan tradisional.

Menurut Agus Suprayitno Kepala Desa Luwijawa, “Sebagai destinasi wisata kuliner baru,pasar sawah masih membutuhkan sentuhan sentuhan inovatif agar semakin menarik,kedepan Pemerintah desa Luwijawa akan menambah wahana lain seperti tempat-tempat berswafoto,taman permainan tradisional serta taman edukasi”, ujarnya. (BJ/KN2//red).