Enthus: Quick Count KPU Tegal Diduga Bohongi Publik

Ki Enthus Susmono salah satu calon Bupati Tegal
Ki Enthus Susmono salah satu calon Bupati Tegal

 Slawi kualitasnewscom,- “Hasill perhitungan cepat sementara atau quick cout yang dilakukan oleh KPU  kepada public yang menyatakan bahwa  pasangan calon Edi – Abasari  meraih kemenangan 48 persen, itu adalah sebagai pembohongan publik” Demikian dikatakan Enthus salah atu pasangan Calon Bupati Tegal  dalam jumpa Pers yang diaadakan di rumahnya Minggu (27/10) malam.

Menurut Enthus dari seluruh saksi di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Tegal, telah memiliki hasil perolehan suara secara resmi dan lebih valid, yakni dari Formulir C1 yang telah ditanda tangani oleh masing-masing saksi pasangan calon dan KPPS.

“Bahkan, dari hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh saksi dari ketiga pasangan calon lainnya, seperti pasangan Nomor 1, 2 dan 3 juga menyebutkan bahwa kami memiliki jumlah perolehan suaranya yang lebih unggul dibandingkan dengan pasangan calon Nomor 5,” ujar Entus

Berdasarkan hasil perolehan suara secara resmi dari Formulir C1 yang telah ditanda tangani oleh masing-masing saksi, pasangan calon dan KPPS, pihaknya meraih sebanyak 231.169 suara atau 35,12% dari total jumlah suara sah sebanyak 658.080 pemilih.

Sementara, untuk pasangan Edi – Abasari meraih sebanyak 218.339 suara atau 33,17%. Disusul pasangan Nomor 1 meraih 114.922 suara atau 17.46%, kemudian pasangan Nomor 2, meraih 48.322 suara atau 7,34% dan terakhir pasangan Nomor 3 hanya meraih 45.328 suara atau 6,88%.

“Hasil perhitungan suara ini sudah seratus persen dari jumlah total suara sah sebanyak 658.080 pemilih,” terangnya.

Meski begitu, Entus tetap berpatokan kepada hasil perhitungan suara secara resmi melalui manual, baik dari tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten.

Lanjut EnthusTerkait hal tersebut, pihaknya akan melayangkan somasi kepada pihak-pihak terkait seperti Panwaslu, kepolisian dan lembaga terkait lainnya karena menurutnya KPU secara langsung sudah menggiring opini kepada salah satu pasangan calon. Dan ini membuktikan kalau  KPU sudah tidak independent.

Sementara dari hasil raeal count yang diadakan KPU Kabupaten Tegal, Minggu 27 Oktober 2013 pada pukul 16.30 WIB., sendiri sebelumnya menyebutkan bahwa pasangan Edi – Abasari berhasil unggul sementara dari keempat pasngan Calon Bupati lainnya.

Dari 70 persen suara yang masuk ke KPU, pasangan Edi – Abasari meraih sebanyak 255.416 suara atau 48%. Disusul pasangan Nomor Urut 4: Ki Enthus Susmono – Umi Azizah dengan perolehan sebanyak 147.840 suara atau 28%.

Kemudian pasangan Nomor Urut 1: Rojikin – Budiarto dengan perolehan sebanyak  72.207 suara atau 14%. Berikutnya pasangan Nomor Urut 2: Himawan – Budi meraih sebanyak 29.950 atau 6%, dan terakhir pasangan Nomor Urut 3: Fikri – Kahar hanya meraih sebanyak 28.425 suara atau 5%.(johan)

 

Bagikan segera
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beri Komentar