Pentingnya Asupan Gizi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Bagikan
Pastikan anak diberikan asupan gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan
Pastikan anak diberikan asupan gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan

Brebes kualitasnews.com,- Prof. Hamam Hadi Guru Besar Ilmu Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) dalam penyampaiannya dihadapan peserta Orientasi Jurnalis Strategi Komunikasi Mengatasi Masalah Kesehatan di Hotel Karlita Tegal Senen, 2 September sampai 4 September 2013 mengatakan bahwa , asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan blue print atau cetak biru kesehatan jangka panjang.

1000 hari kehidupan pertama dihitung dari proses pembuahan janin dalam rahim sampai 2 tahun setelah melahirkan. Dalam masa-masa tersebut menurutnya disitulah awal kehidupan yang mencetak perkembangan otak, pertumbuhan masa tubuh dan pembentukan komposisi badan serta pembentuka metabolismme, glukosa,lipids, protein, hormon/receptor/gen, yang tentunya akan berdampak pada jangka panjang seperti kognitif prestasi belajar, kekebalan kapasitas kerja dan tidak rentan terkena penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan pembuluh darah , kanker dan distabilitas lansia.

Jika pada 1000 hari pertama kehidupan ada asupan gizi yang tercukupi maka untuk kesehatan kedepan akan baik, tapi jika asupan gizi pada masa 1000hari pertama kurang tercukupi maka akan menjadi penyebab utama masalah kesehatan dan gizi pada masa-masa berikutnya. Untuk itu menurut Prof. Hamam Hadi, siapa yang bisa menangani 1000 hari pertama kehidupan dengan baik maka peluang kesehatan kedepan akan lebih baik pula, dan barang siapa yang tidak bisa dengan baik menangani 1000 hari pertama kehidupan maka peluang kesehatan kedepan juga akan tidak baik.

Yang menjadi masalah adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang tercukupi pada 1000 hari pertama kurang begitu ada, untuk itu ia berharap perlu adanya upaya penyadaran kepada masyarakat tentunya hal ini harus melibatkan semua elemen yang ada baik pemerintah, tokoh masyarakat , dan tentunya rekan-rekan media untuk bisa memberikan sebuah informasi yang bisa memberikan penyadaran pada masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan. Suami juga perlu tahu akan pentingnya hal itu sehingga suami bisa memberikan pengertian dan dukungannya kepada istri untuk bisa memberikan asupan gizi yang cukup pada anaknya pada 1000 hari pertama kehidupan.

Untuk memberikan asupan gizi yang cukup pada janin yang masih dalam kandungan seorang Ibu hendaknya bisa melakukan pola hidup sehat dengan menkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan olahraga yang cukup yang tentunya olahraga yang tidak membahayakan pada janin. Seorang Ibu yang melakukan pola hidup sehat tentunya akan melahirkan seorang bayi yang sehat pula tapi jika eorang Ibu yang tidak melakukan pola hidup sehat seperti tidak menkonsumsi makanan yang bergizi dan olahraga yang cukup maka resiko besar akan melahirkan seorang bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

Seorang bayi yang dilahirkan BBLR cenderung mengalami perkembangan mental terlambat apalagi jika tidak mendapat asupan ASI Ekslusif dari Ibunya dan asupan gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan bisa menyebabkan Balita Stunting .

Kemungkinan yang terjadi bagi balita stunting di kehidupan kedepan akan mengalami resiko serius terhadap kesehatan, kemampuan kognitif dan kualitas akademik menurun, produktifitas menurun dan rentan terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, obesitas,jantung dan pembuluh darah, kanker dan distabilitas lansia.

Jika sudah terjadi seperti ini ditakutkan bisa terjadi siklus gagal tumbuh antar generasi. (johan)