LSM dan Wartawan di Kendal Ikuti Rapid Test Secara Gratis

Bagikan


Kendal,- Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan di Kabupaten Kendal, mengikuti Rapid Test secara gratis. Mereka difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kendal. Kegiatan tersebut dilakukan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Jalan Stadion Utama Kebondalem, Kendal, jawa Tengah Selasa (10/11/2020).

“Rapid test dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Wartawan dan LSM sebagian besar waktunya berada di lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang. Karena sering berinteraksi dengan masyarakat, maka cukup tinggi resikonya terpapar Covid-19,” ungkap Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Budi Mulyono.

Budi Mulyono berharap, rapid test yang dilakukan pada wartawan dan LSM, berjalan lancar dan tidak ada yang reaktif. Sehingga mereka masih bisa beraktivitas untuk menjalankan pekerjaannya seperti biasa. Bantuan rapit test pada wartawan dan LSM itu dilakukan sebagai deteksi awal atau screening Covid-19.

“Data di di Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, per tanggal 9 November 2020 (Senin kemarin), pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 1.656 orang. Dari jumlah itu, yang meninggal dunia ada 73 orang. Mudah-mudahan tidak ada tambahan lagi. Seandainya bertambah, semoga jumlahnya tidak signifikan,” ungkap Budi Mulyono.

Ketua Formal (Forum Rembuk LSM Kendal) Kabupaten Kendal (R.Unggul MM) menyampaikan ucapan terimakasih, kepada Kepala Dinas Kesehatan Kendal ( DKK ), karena sudah memfasilitasi para anggotanya, “Saya selaku Ketua Formal Kendal, mengucapkan banyak trimaksih kepada Bapak Ferry selaku Kepala Dinas kesehatan yang telah berkenan memfasilitasi anggota Formal maupun Rekan wartawan untuk melakukan rapid test secara gratis hari ini,” ujar Unggul.

Hal yang sama diungkapkan salah seorang wartawan online di Kendal (mario sandy) Menurutnya, hal itu merupakan suatu bukti perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal (Dinas Kesehatan), terhadap wartawan dan LSM di Kendal. Karena itu pihaknya mengucapkan terima kasih juga kepada Ferinando Rad Bonay, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. (*)

(Bj/Marioshandy/Wt9)